Fenomena #kaburajadulu

Banyak orang mengeluh tentang betapa sulitnya mendapatkan pekerjaan. di negeri sendiri Persyaratan yang tinggi, pengalaman kerja minimal yang sulit dipenuhi, dan gaji yang tidak sebanding dengan tuntutan kerja sering menjadi keluhan utama. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa mungkin bukan lapangan kerja yang kurang, tetapi diri kita yang belum siap?

Arlend Setiawan

2/17/20253 min read

person walking holding brown leather bag
person walking holding brown leather bag

Kerja Susah di negeri sendiri? Upgrade Diri! atau #kaburajadulu

Banyak orang mengeluh tentang betapa sulitnya mendapatkan pekerjaan. Persyaratan yang tinggi, pengalaman kerja minimal yang sulit dipenuhi, dan gaji yang tidak sebanding dengan tuntutan kerja sering menjadi keluhan utama. Namun, pernahkah kita berpikir bahwa mungkin bukan lapangan kerja yang kurang, tetapi diri kita yang belum siap?

Kenapa Cari Kerja Terasa Sulit?

Menurut data dari Kementerian Ketenagakerjaan dan berbagai riset tenaga kerja, ada beberapa alasan utama mengapa banyak orang sulit mendapatkan pekerjaan:

  1. Skill yang Tidak Sesuai dengan Kebutuhan Industri Banyak lulusan yang tidak memiliki keterampilan yang benar-benar dibutuhkan oleh dunia kerja. Perusahaan mencari kandidat yang siap kerja, bukan hanya sekadar memiliki gelar akademik. Teknologi dan tren industri berkembang pesat, tetapi sistem pendidikan terkadang belum mampu mengejar perubahan tersebut.

  2. Persyaratan Pengalaman yang Tinggi Banyak lowongan kerja mencantumkan persyaratan pengalaman minimal 1-2 tahun, bahkan untuk posisi entry-level. Hal ini membuat fresh graduate kesulitan untuk bersaing. Padahal, di banyak negara lain, perusahaan lebih bersedia memberikan pelatihan daripada mencari kandidat yang sudah jadi.

  3. Minimnya Networking dan Personal Branding Banyak orang hanya mengandalkan mengirim CV tanpa membangun koneksi atau menunjukkan nilai tambah mereka di media profesional seperti LinkedIn. Networking sangat penting karena sebagian besar pekerjaan justru didapat melalui referensi atau kenalan profesional, bukan sekadar lamaran online.

  4. Kurangnya Kemampuan Soft Skill Selain kemampuan teknis, perusahaan juga melihat soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan pemecahan masalah. Sayangnya, banyak pencari kerja kurang memiliki keterampilan ini, sehingga sulit bersaing di dunia profesional.

  5. Kurangnya Pemahaman tentang Cara Mencari Kerja yang Efektif Tidak sedikit pencari kerja yang hanya mengandalkan satu atau dua platform lowongan pekerjaan tanpa strategi yang efektif. Padahal, ada banyak cara lain untuk menemukan peluang kerja, seperti melalui komunitas profesional, job fair, dan kontak langsung dengan perusahaan yang ditargetkan.

Solusi: Saatnya Upgrade Diri!

Daripada terus mengeluh, lebih baik kita mulai mengambil langkah untuk meningkatkan diri. Berikut beberapa langkah yang bisa kamu lakukan untuk memperbesar peluang mendapatkan pekerjaan:

1. Pelajari Skill yang Dicari Perusahaan

Cari tahu keterampilan yang paling banyak dicari di industri pilihanmu. Misalnya, dalam dunia digital marketing, keterampilan seperti SEO, content writing, dan social media management sangat dibutuhkan. Jika kamu di bidang IT, penguasaan coding atau cloud computing bisa menjadi keunggulan. Kamu bisa belajar dari kursus online, webinar, atau sertifikasi profesional untuk meningkatkan daya saingmu.

2. Bangun Pengalaman dari Sekarang

Jangan menunggu kesempatan datang! Mulai dari hal kecil seperti magang, freelance, atau kerja volunteer untuk menambah portofolio. Banyak perusahaan lebih menghargai pengalaman nyata daripada sekadar teori di bangku kuliah. Kamu juga bisa mengerjakan proyek pribadi yang relevan dengan bidang yang ingin kamu geluti.

3. Perkuat Networking & Personal Branding

Bergabunglah dengan komunitas industri, hadiri seminar atau workshop, dan aktif di LinkedIn. Dengan membangun hubungan yang baik, kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan bisa lebih besar. Jangan hanya mengandalkan lamaran online, tapi cobalah terhubung dengan orang-orang yang bisa membantumu mendapatkan peluang lebih besar.

4. Latih Kemampuan Wawancara & Negosiasi

Banyak kandidat gagal bukan karena kurang pintar, tapi karena kurang bisa menjual dirinya saat wawancara. Latih cara menjawab pertanyaan wawancara dengan percaya diri dan profesional. Pahami cara menegosiasikan gaji serta tunjangan agar kamu mendapatkan kompensasi yang sesuai dengan kemampuan dan pengalamanmu.

5. Konsistensi dalam Mencari Pekerjaan

Mencari kerja adalah pekerjaan itu sendiri. Jika kamu tidak mendapatkan panggilan wawancara dalam satu atau dua minggu, jangan menyerah! Terus tingkatkan strategi, evaluasi kesalahan, dan belajar dari pengalaman.

6. Jangan Takut Mencoba Hal Baru

Jika industri yang kamu incar sangat kompetitif, pertimbangkan bidang lain yang masih berkaitan dan memiliki permintaan tinggi. Contohnya, jika kamu sulit mendapatkan pekerjaan di bidang perbankan, mungkin kamu bisa mencoba industri fintech yang sedang berkembang pesat.

Kesimpulan

Lapangan kerja memang kompetitif, tapi bukan berarti tidak ada peluang. Dengan terus mengembangkan keterampilan, membangun pengalaman, dan memperluas koneksi, kamu bisa meningkatkan peluang mendapatkan pekerjaan yang diimpikan.

Jadi, apakah kamu masih ingin mengeluh atau mulai mengambil langkah untuk upgrade diri? Pilihannya ada di tanganmu!

"Kamu nggak bisa ubah sistem, tapi kamu bisa upgrade diri. Pilihan ada di tanganmu!"